Senin, 30 September 2013

Filipina Negeri Bola Basket

Ahmad Toriq - detikSport
Manila - Masyarakat Filipina yang menggemari basket, memang memiliki selera berbeda dengan mayoritas warga negara Asia Tenggara yang lain. Di saat negara-negara tetangganya menikmati pesta sepakbola dengan kedatangan klub-klub Eropa, Filipina menikmati pestanya sendiri menyambut kedatangan seorang superstar NBA bernama LeBron James.

Masyarakat Filipina memang sangat menyukai olahraga bola basket. Bahkan istilah menyukai rasanya tak cukup. Warga Filipina lebih tepat disebut menggilai permainan yang ditemukan oleh James Naismith itu.

Dalam pengamatan detiksport, yang beberapa waktu mendapat undangan mengunjungi Manila dari Nike Indonesia, kegilaan warga negara yang dipimpin Beniqno Aquino III itu terhadap bola basket terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Apparel bola basket jamak terlihat dikenakan oleh warga Filipina dalam kegiatan sehari-hari. Di salah satu sudut mal di Filipina, bahkan ada seorang satpam yang bertugas dengan mengenakan sepatu basket.

Di taman-taman kota Manila mudah ditemui warga kota yang bermain basket. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa mudah ditemui sedang bermain basket di Manila.

Dengan kegilaan seperti itu, maka tak heran prestasi basket Filipina menjadi yang paling menonjol di Asia Tenggara. Di Southeast Asia Basketball Association (SEABA) Championship, sebuah kompetisi bola basket antarnegara ASEAN, Filipina menjadi pengoleksi gelar terbanyak. Dari 11 gelaran, mereka mengoleksi 7 trofi juara dan satu kali runner-up. Lebih hebatnya lagi, dua gelar juara, yaitu pada tahun 1998 dan 2003, diraih hanya dengan mengirim tim U-22.

Catatan emas juga ditorehkan tim basket Filipina di ajang SEA Games. Hanya satu medali emas yang lepas dari genggaman mereka, yaitu di SEA Games 1989. Selebihnya, 15 emas dari 16 gelaran kompetisi bola basket di event tersebut digenggam Filipina.

Bandingkan dengan prestasi Filipina di kompetisi sepakbola ASEAN. Mereka tak pernah memenangi titel apapun bahkan di level regional. Sepakbola Filipina lama menjadi "anak bawang", walaupun sejak tiga tahun terakhir mulai meningkat.Next

Tidak ada komentar:

Posting Komentar